logo_brand

DISKOMINFO

KABUPATEN JEMBER
navbar_brand
Inovasi Daerah

Bukan Seremonial Semata, Gus Fawait Tegaskan Aspirasi Warga dalam Bunga Desaku Masuk Sistem Perencanaan Pembangunan Jember

Editor Bidang Media
Editor Bidang Media
24 Juli 2026
14 Kali dibaca
Bukan Seremonial Semata, Gus Fawait Tegaskan Aspirasi Warga dalam Bunga Desaku Masuk Sistem Perencanaan Pembangunan Jember
Sumber Gambar: Tim Media Diskominfo Jember
Diskominfo Jember — Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menampung keluhan masyarakat, melainkan mengintegrasikannya ke dalam perencanaan pembangunan daerah secara nyata. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Jember, Gus Fawait, di sela-sela Pertemuan Kader Posyandu dan Pengurus RT/RW di Lapangan Kejayan, Kecamatan Mayang, Rabu (22/7/2026) sore.

Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian program prioritas Bunga Desaku (Bupati Menyapa Desa dan Warga) ini dimanfaatkan untuk menyerap langsung berbagai kebutuhan warga di tingkat akar rumput.

Gus Fawait menjelaskan bahwa seluruh masukan yang disampaikan oleh perwakilan kader Posyandu, pengurus RT, maupun RW dicatat secara sistematis melalui notulensi di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis. "Langkah ini dilakukan agar setiap kebutuhan warga memiliki kepastian tindak lanjut," papar bupati.

"Setiap OPD terkait yang menjalankan program ini mencatat notulensi sebagai masukan dalam proses perencanaan pembangunan. Ada masalah yang bisa diselesaikan dalam jangka pendek, menengah, hingga jangka panjang," ujar Gus Fawait.

Menjawab kekhawatiran mengenai keberlanjutan usulan warga agar tidak berhenti saat kunjungan saja, Bupati Jember memaparkan penanganan berdasarkan kategori masalah.

Pertama, layanan dasar & administrasi yang meliputi perbaikan akses pengobatan gratis, pengurusan KTP, program Peta Cinta, hingga beasiswa. "Hasil dari evaluasi kunjungan sebelumnya kini sudah mulai berjalan dan menunjukkan perbaikan," ungkap Bupati Gus Fawait.

Infrastruktur & Penerangan Jalan (Jangka Menengah-Panjang): Usulan seperti perbaikan jalan dan penerangan jalan umum (PJU) yang masuk tahun ini akan diklasifikasikan berdasarkan skala prioritas untuk direalisasikan pada anggaran tahun berikutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait juga meminta para kader posyandu serta pengurus RT/RW untuk lebih aktif mengedukasi warga mengenai program-program Pemkab Jember yang sudah berjalan. Menurutnya, masih ada sebagian masyarakat yang belum mengetahui hak mereka, seperti layanan pengobatan gratis.

Selain fungsi pelayanan publik dan pengendalian inflasi melalui pembagian sembako, kehadiran seluruh jajaran birokrasi Pemkab Jember di desa-desa bertujuan untuk mendekatkan pemerintah dengan rakyatnya.

"Walaupun masyarakat tinggal di desa, mereka harus merasa bahwa pemimpinnya hadir di tengah-tengah mereka, menyapa langsung, dan mendengar apa yang mereka butuhkan," pungkasnya.*

Galeri Berita