Diskominfo Jember — Program Bungadesaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) yang digagas oleh Bupati Jember, Gus Fawait, kembali menghadirkan momen mengharukan sekaligus mempertegas komitmen pemerintah daerah terhadap layanan kesehatan warga prasejahtera. Kali ini digelar di Kecamatan Jelbuk, Sabtu (31/10/2026).Dalam rangkaian peninjauan lapangan tersebut, Gus Fawait mendapati sejumlah fakta di lapangan yang menyayat hati. Salah satu sasaran utama kegiatan Homecare kali ini adalah seorang warga bernama Ati (59 tahun), yang dikategorikan sebagai penyandang disabilitas multi serta lansia tunggal. Ati beralamat di Dusun Tegalbatu 2 RT/RW 03/16, Suco Jember.Berdasar temuan di lokasi, kondisi kesehatan Ibu Ati sangat memprihatinkan. "Kendati demikian, yang bersangkutan menunjukkan keengganan yang kuat untuk dibawa mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit," ungkapnya.Menyikapi situasi tersebut, Gus Fawait mengambil langkah taktis dengan menginstruksikan pihak puskesmas beserta tim medis terkait untuk memberikan pendampingan khusus. Pendekatan persuasif dilakukan secara persuasif agar yang bersangkutan bersedia diberikan rujukan penanganan medis lanjutan ke puskesmas maupun rumah sakit. "Selain itu, layanan telemedicine juga turut disiagakan dalam kunjungan tersebut guna memastikan akses pengobatan tetap berjalan optimal," paparnya.Gus Fawait menegaskan bahwa upaya pemerintah daerah tidak akan berhenti sampai di sini. Pemerintah Kabupaten Jember akan terus berjuang keras untuk memastikan seluruh masyarakat, khususnya warga kurang mampu, mendapatkan akses penuh terhadap kebutuhan dasar mereka, dengan kesehatan sebagai salah satu prioritas utama.Lebih lanjut, Bupati Jember, Gus Fawait, juga menyampaikan sejumlah program penting Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember melalui kegiatan Bunga Desaku. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gus Fawait bersama jajarannya menyapa warga Jember serta menyosialisasikan berbagai program pemerintah yang dapat diakses melalui kader Posyandu dan tokoh-tokoh masyarakat setempat.Selain itu, Pemkab Jember telah berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) serta pihak-pihak terkait untuk mengantisipasi persiapan Natal dan Tahun Baru (Nataru), pengendalian inflasi, serta mengantisipasi dampak fenomena El Nino yang berpotensi memicu kenaikan inflasi.Melalui kegiatan massal Bunga Desaku ini, diharapkan pemerintah dapat mengendalikan inflasi, menggerakkan perekonomian daerah, dan memastikan seluruh program Pemkab Jember dapat diakses secara merata oleh masyarakat hingga ke pelosok, termasuk di Kecamatan Jelbuk.***