logo_brand

DISKOMINFO

KABUPATEN JEMBER
navbar_brand
Kebudayaan / Pariwisata

JFC 2026 Hadirkan Gebrakan Baru, Gabungkan Konsep Teatrikal dan Interaksi dengan Penonton

Editor Bidang Media
Editor Bidang Media
10 Juli 2026
69 Kali dibaca
JFC 2026 Hadirkan Gebrakan Baru, Gabungkan Konsep Teatrikal dan Interaksi dengan Penonton
Sumber Gambar: Tim Media Diskominfo Jember
Diskominfo Jember– Gelaran Jember Fashion Carnaval (JFC) ke-24 dipastikan akan tampil beda dari tahun-tahun sebelumnya. Manajemen JFC melakukan evaluasi menyeluruh bersama akademisi, pemerintah daerah, dan komunitas guna mengukur dampak ekonomi serta statistik kesuksesan acara. Hasilnya, sebuah inovasi besar siap disuguhkan bagi para pencinta seni fesyen tanah air.

Presiden JFC, Budi Setiawan, mengungkapkan bahwa perbedaan paling signifikan pada perhelatan kali ini terletak pada konsep pertunjukan. Berbeda dengan sistem defile konvensional di mana peserta tampil dan berjalan secara bergantian satu per satu, tahun ini JFC mengadopsi pendekatan teatrikal penuh.

"Kami mengemasnya dalam sebuah pertunjukan drama teatrikal terlebih dahulu selama satu jam. Konsep ini akan mengisahkan sebuah narasi besar bertajuk Dewi Bumi, mulai dari keindahan awal bumi hingga dinamika peristiwa yang memengaruhinya," ujar Budi, Jumat (10/7/2026).

Setelah pertunjukan teatrikal tersebut selesai, seluruh defile akan langsung turun ke jalan secara bersamaan untuk memulai parade utama.

Gebrakan lain yang tidak kalah menarik berada di penghujung acara. Jika biasanya penutupan JFC hanya diramaikan oleh tim panitia, kali ini para tamu VVIP dan wisatawan pemegang tiket kategori satu diberikan kesempatan eksklusif untuk melebur langsung di belakang defile dan ikut berjalan di street runway.

"Ide ini lahir dari impresi positif para tamu VIP pada perhelatan tahun lalu," ungkapnya. Ditargetkan, ada sekitar 100 hingga 150 tamu yang akan berpartisipasi.

"Tahun lalu kami sempat mengajak beberapa tamu VIP untuk ikut turun ke jalan. Mereka menyampaikan bahwa jika di panggung utama (Pemkab) mereka melihat tontonan yang spektakuler, maka saat turun langsung ke jalan, mereka bisa merasakan soul atau jiwa dari JFC dan masyarakat Jember yang sesungguhnya," tambahnya.

Melalui interaksi yang intim di sepanjang rute parade, para tamu dari luar daerah mengaku merasa sangat dihargai dan disambut hangat oleh warga lokal tanpa ada sekat pembatas.

Langkah pelibatan penonton kelas VIP ini juga dinilai strategis. Manajemen JFC melihat para tamu tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi penguat kemajuan ekonomi Kabupaten Jember di masa depan, baik sebagai investor maupun penggerak kegiatan strategis lainnya, setelah mereka merasakan langsung atmosfer kebersamaan di kota Jember.*

Galeri Berita