Diskominfo Jember - Ketua TP PKK Kabupaten Jember, Ning Ghyta Eka Puspita, S.E., M.Sc turut serta menyukseskan program "Bunga Desaku" besutan Bupati Gus Fawait dengan menggelar kunjungan rumah (home visit) di Desa Cumedak, Kecamatan Sumberjambe pada Senin (29/06/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi serta menyerap aspirasi masyarakat Kabupaten Jember, khususnya yang berada di wilayah pelosok kecamatan tersebut.Mewakili Pemerintah Kabupaten Jember, Ning Ghyta mengunjungi kediaman Kakek Amoy untuk menyerahkan dokumen administrasi kependudukan (Adminduk) yang menjadi salah satu target utama dari program "Peta Cinta" gagasan Gus Fawait. Langkah humanis ini pun disempurnakan dengan penyerahan bantuan paket sembako serta sebuah kasur lipat demi menghadirkan kenyamanan dan senyuman di hari tua Kakek Amoy."Bahagia sekali rasanya melihat Kakek Amoy dalam keadaan sehat walafiat. Hari ini, selain menyerahkan dokumen kependudukan seperti KK dan KTP baru mereka, kami juga mengantarkan sembako dan kasur lipat. Semoga kasur baru ini bisa membuat tidur Kakek Amoy jauh lebih nyenyak dan nyaman di rumah," tutur Ning Ghyta, Ketua TP PKK Kabupaten Jember.Ning Ghyta menegaskan bahwa kepemilikan adminduk, seperti KK dan KTP, merupakan hal yang paling mendesak bagi masyarakat Jember. Pasalnya, dokumen tersebut menjadi syarat utama warga untuk mengakses berbagai program Pemerintah Kabupaten Jember, salah satunya layanan kesehatan gratis Universal Health Coverage (UHC).Di sela-sela kunjungannya, Ning Ghyta menyapa warga sekitar serta membagikan bingkisan kepada anak-anak di lokasi tersebut. Dalam momen itu, ia sempat berinteraksi dengan seorang ibu yang enggan membawa bayinya berobat ke puskesmas karena sang anak belum tercatat di KK dan belum memiliki Kartu Identitas Anak (KIA).Melihat kondisi tersebut, Ning Ghyta langsung memberikan edukasi mengenai pentingnya kepemilikan dokumen adminduk agar masyarakat bisa mengakses layanan kesehatan gratis. Ia kemudian menginstruksikan Ketua TP PKK kecamatan setempat untuk segera membawa anak tersebut berobat, sekaligus berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) guna mempercepat pembuatan dokumennya.