Diskominfo Jember — Pemerintah Kabupaten Jember menampung aspirasi para pedagang dan warga sekitar terkait penataan Pasar Tanjung. Dalam tatap muka yang berlangsung di aula Pasar Tanjung pada Rabu (16/9/2026), Bupati Jember, Gus Fawait, menyerap berbagai keluhan mulai kepastian jadwal revitalisasi hingga ketertiban akses jalan.Pedagang Konveksi Pasar Tanjung di lantai satu, Jupri, meminta ketegasan waktu pelaksanaan revitalisasi pasar serta lokasi relokasi sementara. Dia juga berharap, pengerjaan proyek dilakukan usai Hari Raya Idulfitri agar pedagang berkesempatan mengumpulkan penghasilan untuk menyelesaikan kewajiban finansial.Masalah penataan fungsi jalan turut disuarakan oleh pedagang sayur, Rendra, serta perwakilan warga, Agung. Keberadaan pedagang yang berjualan di bahu jalan dinilai mengganggu arus lalu lintas, menghambat kenyamanan pembeli, dan memicu sepinya area lantai atas pasar. Bahkan, kondisi tersebut merembet pada menurunnya pendapatan juru panggul pasar.Di sisi lain, keluhan kebersihan dan keamanan diutarakan oleh Ketua RW 11 Jember Kidul, Sartini. Dia melaporkan tumpukan sampah sayur yang berserakan, bau tidak sedap akibat warga buang air sembarangan di sekitar Jalan Samanhudi, hingga indikasi aktivitas konsumsi minuman keras yang mengganggu ketertiban umum.Lebih lanjut, sejumlah warga Pasar Tanjung juga menyerukan apresiasi atas upaya Bupati Jember, Gus Fawait, yang telah beberapa kali berkunjung ke Pasar Tanjung.Kunjungan Pertama, yakni realisasi janji retribusi. Dilakukan bahkan sebelum dirinya bertugas di Pendopo Kabupaten, yakni guna menepati janji kampanye terkait penurunan serta penormalan tarif retribusi atau pajak pasar bagi para pedagang.Kunjungan Kedua, pemantauan harga. Kala itu, Gus Fawait mendampingi Gubernur Jawa Timur untuk memantau langsung stabilitas harga bahan pokok di tingkat pedagang dan konsumen.Kunjungan Ketiga lobi sektor infrastruktur mengandeng Menteri Pekerjaan Umum (PU) untuk mengusahakan revitalisasi total Pasar Tanjung. Langkah diplomasi ini membuah hasil dengan dikucurkannya anggaran APBN sekitar Rp250 miliar untuk renovasi pasar. Kunjungan Keempat, serap aspirasi penataan jam operasional yang saat ini dilakukan.Sementara itu, menanggapi rentetan aspirasi tersebut, Bupati Jember, Gus Fawait, menyambut baik masukan langsung dari komunitas pasar. Dia memastikan bahwa program perbaikan Pasar Tanjung merupakan murni respons atas kebutuhan masyarakat.Gus Fawait mengumumkan bahwa proyek peremajaan pasar ini berhasil mendapatkan alokasi dana pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum senilai Rp250 miliar. Mengenai jadwal pelaksanaan, ia mengabulkan permintaan pedagang untuk memulai pengerjaan fisik setelah perayaan Lebaran.Gus Fawait menegaskan komitmennya untuk tidak tergesa-gesa dalam mengambil tindakan represif. "Kami memerlukan waktu satu minggu untuk merumuskan formulasi penataan jalan yang berkeadilan, mengingat para pedagang jalanan juga bagian dari masyarakat kecil yang butuh mata pencaharian. Solusi teknis penertiban nantinya bakal dipaparkan secara transparan dengan mengundang perwakilan pedagang ke Pendopo Wahyawibawagraha," papar Bupati Jember.***