logo_brand

DISKOMINFO

KABUPATEN JEMBER
navbar_brand
Kesehatan

Optimalkan Program Homecare, Gus Fawait Libatkan Lintas OPD dan Bidik 25 Ribu Keluarga

Editor Bidang Media
Editor Bidang Media
16 Agustus 2026
24 Kali dibaca
Optimalkan Program Homecare, Gus Fawait Libatkan Lintas OPD dan Bidik 25 Ribu Keluarga
Sumber Gambar: Tim Media Diskominfo Jember
Diskominfo Jember - Pemerintah Kabupaten Jember terus memperluas jangkauan layanan kesehatan gratis bertajuk Homecare. Paling anyar, saat mengunjungi lansia di Kecamatan Puger, Minggu (16/8/2026).

Dalam sesi wawancara, Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa penanganan masalah kesehatan masyarakat tidak bisa dibebankan kepada tenaga kesehatan (nakes) semata. Namun, kegiatan ini butuh sinergi menyeluruh dari berbagai pihak.

​Langkah ini diambil setelah evaluasi lapangan menunjukkan masih banyak masyarakat miskin dan berpenyakit kronis yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan. "Banyak dari mereka terhalang keterbatasan ekonomi maupun fisik, meskipun pemerintah sudah menyediakan fasilitas pengobatan gratis," papar bupati.

​Untuk memastikan program ini berjalan presisi, Pemkab Jember membagi penanggung jawab pengawasan di setiap kecamatan yang melibat jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, serta Kepala Puskesmas. Sinergi lintas sektor ini mencakup berbagai instansi kunci:

​Misalnya, dinas kesehatan melalui puskesmas menjamin kepastian teknis medis dan pengobatan rutin pasien, dinas sosial mendata serta menangani aspek kemiskinan warga penerima manfaat.

Termasuk, dinas perumahan rakyat dan kawasan permukiman mengidentifikasi rumah tak layak huni untuk disinergikan dengan program bedah rumah, dinas kependudukan dan pencatatan sipil menyelesaikan kendala administrasi kependudukan, dan dinas komunikasi dan informatika yang membantu publikasi serta keterbukaan informasi program.

​Pada tahap awal, pendataan telah merampungkan ujicoba dengan target 25 ribu keluarga sasaran yang akan mendapatkan kunjungan rutin setiap bulan. "Layanan ini diprioritaskan bagi lima kategori warga yang paling membutuhkan lansia dengan keterbatasan fisik, ibu hamil berisiko tinggi, anak stunting, penyandang disabilitas, hingga masyarakat miskin penderita sakit menahun/kronis," ulasnya.

​Gus Fawait menekankan bahwa hakikat kemerdekaan bagi masyarakat adalah terpenuhinya kebutuhan dasar, khususnya pelayanan kesehatan. Pemerintah berkomitmen untuk terus menyisir pemukiman warga agar negara benar-benar hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.***

Galeri Berita