logo_brand

DISKOMINFO

KABUPATEN JEMBER
navbar_brand
Pemerintahan / Umum

Pemkab Jember Dorong Penambahan Kuota Bansos dan Bantuan Alat Bantu Disabilitas ke Kemensos

Editor Bidang Media
Editor Bidang Media
24 September 2026
61 Kali dibaca
Pemkab Jember Dorong Penambahan Kuota Bansos dan Bantuan Alat Bantu Disabilitas ke Kemensos
Sumber Gambar: Tim Media Diskominfo Jember
Diskominfo Jember — Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya mengoptimalkan penyaluran bantuan sosial serta pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di Jember. Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember, Lingga Diputra, usai melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI, bersama dengan Kadiskominfo, Akhmad Helmi Luqman, pada Rabu (23/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Lingga menyampaikan sejumlah poin penting hasil koordinasi dengan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) serta Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial (Kemensos).

Dari hasil evaluasi Pusdatin Kemensos, Kabupaten Jember mencatatkan adanya under kuota (kuota terisi di bawah target) sekitar 9.815 data penerima manfaat per Agustus 2026.

Guna memaksimalkan jangkauan bantuan, pihak Pemkab Jember mengajukan permohonan agar kuota tersebut dapat ditingkatkan hingga mencapai target minimal 80 persen.

"Kami mendorong agar penambahan kuota ini tidak dilakukan secara bertahap, melainkan bisa diselesaikan sekaligus. Namun, pelaksanaannya tentu tetap menyesuaikan dengan kebijakan dan kondisi pembagian kuota bersama kabupaten lain," ujar Lingga.

Selain masalah data penerima bansos, Dinsos PPPA Jember juga berkoordinasi dengan Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas terkait penyediaan alat bantu seperti tangan dan kaki palsu bagi warga disabilitas.

Dari total 49 usulan alat bantu yang diajukan Pemkab Jember, sebanyak 20 usulan telah masuk dalam prioritas (desil penerima). "Namun sejumlah 29 usulan sisanya memerlukan perbaikan dan pemutakhiran data administratif agar tepat sasaran, mengingat penerima manfaat berasal dari kalangan masyarakat kurang mampu," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Lingga turut membahas kebutuhan khusus bagi penyandang disabilitas yang berprestasi di bidang olahraga seperti atlet sepak bola disabilitas asal Jember yang berkiprah di tingkat internasional.

Mengingat kebutuhan kaki palsu khusus atlet berbahan carbon membutuhkan spesifikasi khusus serta biaya tinggi, pihak Kemensos menyarankan agar Pemkab Jember juga menjalin koordinasi lintas kementerian bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).***

Galeri Berita