logo_brand

DISKOMINFO

KABUPATEN JEMBER
navbar_brand
Pertanian / Perikanan

Pemkab Jember Perkuat Produksi Pangan Lewat Oplah, Irpom, dan Modernisasi Pertanian

Editor Bidang Media
Editor Bidang Media
06 Juni 2026
49 Kali dibaca
Pemkab Jember Perkuat Produksi Pangan Lewat Oplah, Irpom, dan Modernisasi Pertanian
Sumber Gambar: Tim Media Diskominfo Jember
Diskominfo Jember - Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat sektor pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (Oplah), Irigasi Perpompaan (Irpom), serta modernisasi alat dan mesin pertanian sebagai strategi meningkatkan produksi pangan dan mendukung ketahanan pangan nasional. Hal tersebut disampaikan Gus Fawait dalam kegiatan Pro Gus’e Update di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember, Sabtu (6/6/2026).

Menurut Gus Fawait, peningkatan produksi pangan di Kabupaten Jember tidak dapat hanya mengandalkan perluasan lahan pertanian. Di tengah keterbatasan lahan yang ada, khususnya di Pulau Jawa, pemerintah memilih strategi meningkatkan luas panen melalui program optimalisasi lahan.

"Kalau kita ingin meningkatkan luas lahan di Pulau Jawa agak susah karena memang terbatas. Tetapi yang bisa kita lakukan adalah meningkatkan luas panen. Salah satu tools-nya adalah optimalisasi lahan," ujar Gus Fawait.

Ia menjelaskan, selama tahun 2025 hingga 2026, program Oplah di Kabupaten Jember telah menjangkau hampir 12.000 hektare lahan pertanian. Sementara pada tahun 2026, program tersebut akan dilaksanakan di area seluas 7.070 hektare yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Jember.

Program Oplah dinilai mampu meningkatkan indeks pertanaman dan produktivitas lahan. Melalui program tersebut, lahan yang sebelumnya hanya mampu ditanami satu kali dalam setahun dapat meningkat menjadi dua kali tanam, sementara lahan yang sebelumnya dua kali tanam dapat meningkat menjadi tiga kali tanam.

"Yang biasanya panen sekali bisa panen dua kali, yang biasanya panen dua kali bisa panen tiga kali. Produktivitas yang sebelumnya rendah juga bisa meningkat. Ini adalah dampak dari strategi pemerintah pusat yang bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jember untuk meningkatkan luas panen," katanya.

Selain Oplah, pemerintah juga terus memperkuat dukungan sarana pengairan melalui program Irigasi Perpompaan (Irpom). Pada tahun 2026, sebanyak 100 unit Irpom akan disalurkan untuk membantu penyediaan air pada lahan pertanian yang selama ini mengalami keterbatasan sumber air.

Menurut Gus Fawait, keberadaan Irpom menjadi salah satu instrumen penting untuk mendukung peningkatan luas tanam dan produktivitas pertanian. Program tersebut juga diperkuat melalui pemeliharaan ratusan jaringan irigasi dan rehabilitasi sejumlah titik irigasi guna memastikan ketersediaan air bagi petani tetap terjaga.

Selain penguatan infrastruktur, pemerintah juga mendorong modernisasi sektor pertanian melalui bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). Bantuan tersebut meliputi traktor roda dua dan roda empat, combine harvester, drone pertanian, power thresher, dryer mobile, hingga berbagai sarana pendukung lainnya yang akan dimanfaatkan oleh kelompok tani di Kabupaten Jember.

Gus Fawait berharap seluruh program yang dijalankan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani sehingga mampu meningkatkan produktivitas, memperkuat posisi Jember sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Jember.

Galeri Berita