Diskominfo Jember – Sukaryati, 39, warga Dusun sumberjati, Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, tampak sibuk mengawasi para siswa PAUD saat didatangi para petugas Homecare pada Jumat (18/9/2026) pagi. Wajahnya tampak sumringah dan menyambut baik berbagai penanganan kesehatan yang langsung ke rumahnya.Mulai cek tensi darah, tes gula darah, detak jantung, hingga pelayanan telemedicine juga diberikan untuk Sukaryati. "Alhamdulillah, hasilnya baik, Alhamdulillah sehat," terangnya.Tak hanya Sukaryati, Sukarto, lansia kelahiran 1955 yang satu rumah dengannya juga mendapatkan pelayanan Homecare. Sukarto mengaku senang dengan adanya Homecare.Sebab, di usianya yang tak muda lagi, terkadang rasa malas kerap muncul saat dirinya sakit. Jadi, lebih memilih untuk berobat secara mandiri daripada ke puskesmas. "Terimakasih, saya dan bapak saya sudah dikunjungi dan dicek kesehatannya," papar salah seorang guru di PAUD setempat.Keduanya berharap, program ini mampu menyasar seluruh warga Jember yang membutuhkan. "Semoga tambah maju," tegasnya.Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Jember, Rachman Hidayat, menyatakan bahwa Bupati Jember, Gus Fawait, ingin setiap masyarakat memiliki dokter pribadi. "Jadi, kalau masyarakat punya masalah kesehatan, baik kaya maupun tidak, kudu mendapatkan pelayanan Homecare ini," terangnya.Dalam hal ini, petugas puskesmas yang akan mendatangi setiap warga sasaran Homecare. Lebih lanjut, pihaknya mengajak setiap sasaran untuk menyebarkan informasi terkait dengan pelayanan Homecare."Masyarakat juga perlu diberitahu. Jangan sampai karena tak punya uang, merek ndak mau sehingg tidak mendapatkan pelayanan kesehatan," ucapnya.***