logo_brand

DISKOMINFO

KABUPATEN JEMBER
navbar_brand
Pemerintahan / Umum

Tingkatkan Literasi Keuangan Pelajar, Bupati Jember Dorong Budaya Menabung dan Gemar Membaca

Editor Bidang Media
Editor Bidang Media
10 Agustus 2026
17 Kali dibaca
Tingkatkan Literasi Keuangan Pelajar, Bupati Jember Dorong Budaya Menabung dan Gemar Membaca
Sumber Gambar: Tim Media Diskominfo Jember
Diskominfo Jember – Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen memperkuat kualitas Sumber Daya Manusia dan inklusi keuangan sejak usia dini. Bupati Jember, Gus Fawait, mendorong para pelajar untuk membangun kebiasaan menabung serta meningkatkan literasi keuangan yang diselaraskan dengan budaya gemar membaca.

Pesan tersebut disampaikan Gus Fawait saat menghadiri kegiatan Edukasi Keuangan dan Pembukaan Rekening Simpanan Pelajar di SMP Negeri 7 Jember pada Senin (10/8/2026). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Indonesia Menabung 2026 sekaligus mengimplementasikan Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) kolaborasi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Jatim.

Dalam arahannya di hadapan para siswa, dia menegaskan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan serta pemahaman finansial yang baik merupakan fondasi utama bagi generasi muda untuk meraih masa depan yang mandiri dan sejahtera.

“Tidak ada jalan paling utama untuk mengubah nasib kecuali ilmu pengetahuan. Kuncinya adalah ilmu pengetahuan,” tegasnya.

Gus Fawait juga menekankan pentingnya kemampuan memilah informasi di era digital. Menurutnya, penguatan literasi menjadi bekal penting agar generasi muda mampu memilah informasi agar tidak mudah terprovokasi kabar bohong (hoax) di media sosial sekaligus memahami berbagai persoalan, termasuk dalam pengelolaan keuangan.

“Kalau senang membaca, dia akan tahu isi dunia walaupun tidak keliling dunia. Kalau senang membaca, dia tidak mudah terprovokasi oleh video-video pendek yang tidak jelas sumbernya,” ujarnya

Dia berharap edukasi keuangan yang diberikan sejak bangku sekolah dapat membentuk kebiasaan positif, seperti menabung, mengelola keuangan secara bijak, merencanakan kebutuhan, dan memahami risiko keuangan. “Baca, baca, dan baca. Termasuk urusan keuangan,” pesannya.

Rangkaian program KEJAR ini berlangsung pada 10–13 Agustus 2026 yang menjangkau empat wilayah, yakni Kabupaten Jember, Lumajang, Situbondo, dan Bondowoso, dengan melibatkan sekitar 500 peserta dari tingkat SMP dan SMA.

Sebagai bentuk komitmen nyata terhadap keberlanjutan pendidikan, Pemkab Jember juga menargetkan penyaluran beasiswa bagi 11.000 hingga 12.000 anak di Kabupaten Jember sepanjang periode 2025–2026 hingga lulus kuliah.

Melalui perluasan akses layanan keuangan berupa pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel), sinergi Pemkab Jember, OJK, dan Bank Jatim ini diharapkan mampu mendorong pembentukan karakter pelajar yang cerdas, cermat, dan memiliki perencanaan finansial yang sehat sejak dini.

Galeri Berita