logo_brand

DISKOMINFO

KABUPATEN JEMBER
navbar_brand
Sosial / Kesejahteraan Rakyat

Penuhi Gizi Ribuan Penerima Manfaat, SPPG di Jember Sajikan Menu Khusus Setiap Jumat

Editor Bidang Media
Editor Bidang Media
19 Juni 2026
437 Kali dibaca
Penuhi Gizi Ribuan Penerima Manfaat, SPPG di Jember Sajikan Menu Khusus Setiap Jumat
Sumber Gambar: Tim Media Diskominfo Jember
Diskominfo Jember – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Jember terus memberikan pelayanan yang baik guna memenuhi gizi para penerimanya. Salah satunya, yakni salah satu SPPG di Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang. Dalam operasionalnya, lembaga ini mengacu pada petunjuk teknis (juknis) resmi serta pengawasan ketat dari ahli gizi untuk memastikan kualitas hidangan yang dibagikan.

Kepala SPPG setempat, Harun Al Rasyid, menjelaskan bahwa penyusunan menu makanan tidak dilakukan secara sembarangan. Setiap hidangan yang diproduksi telah melalui tahapan perencanaan dan perhitungan matang oleh pengawas gizi internal.

"Terkait dengan gizinya itu tidak semena-mena pengawas gizi hanya menghitung semata. Namun, kami melalui beberapa tahapan kemudian harus sesuai dengan juknis yang dikeluarkan oleh BGN (Badan Gizi Nasional)," ujar Rasyid saat ditemui di ruangannya, Jumat (19/6/2026) pagi.

Rasyid menambahkan, terdapat regulasi khusus dari BGN yang menekankan pentingnya menghadirkan menu spesial pada hari-hari tertentu. Oleh karena itu, setiap hari Jumat, pihak SPPG diwajibkan untuk menyajikan hidangan berbahan dasar daging sapi.

"Untuk hari ini, terkait dengan menu, ada menu yang dirancangkan oleh pengawas gizi saya, yaitu menu daging. Di mana setiap hari Jumat itu kami disarankan untuk memakai daging sapi untuk dijadikan menu. Ini arahan atau tekanan dari BGN supaya harus ada menu spesial," tutur pria kelahiran Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur, tersebut.

Dalam satu hari, SPPG ini mampu memproduksi dan menyalurkan total 2.160 ompreng makanan sehat kepada masyarakat yang berhak. Sasaran penerima manfaat tersebut dibagi menjadi dua kategori utama.

Sektor pendidikan sebanyak 1.631 porsi dan dialokasikan untuk siswa serta tenaga pendidik. "Sementara itu, kategori nonpeserta didik sebanyak 529 porsi didistribusikan kepada kelompok rentan yang meliputi balita, ibu menyusui dan ibu hamil," ucap pria yang berusia 24 tahun itu.

Melalui sinergi antara regulasi pemerintah dan pengawasan gizi yang ketat, dia berharap agar program ini dapat berjalan konsisten demi meningkatkan kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat di wilayah Kecamatan Jombang.***

Galeri Berita