logo_brand

DISKOMINFO

KABUPATEN JEMBER
navbar_brand
Pembangunan / Infrastruktur

Revitalisasi SDN 1 Sumberanget Ledokombo Prioritaskan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal

Editor Bidang Media
Editor Bidang Media
30 September 2026
31 Kali dibaca
Revitalisasi SDN 1 Sumberanget Ledokombo Prioritaskan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
Sumber Gambar: Tim Media Diskominfo Jember
Diskominfo Jember — Proyek perbaikan dan renovasi fasilitas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Sumberanget, Kecamatan Ledokombo, saat ini terus berjalan. Pelaksanaan revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik bangunan sekolah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif bagi warga setempat melalui penyerapan tenaga kerja lokal.

Mandor proyek revitalisasi SDN 1 Sumberanget, Notomulyo, menjelaskan bahwa pengerjaan proyek ini mempekerjakan sekitar 20 orang pekerja konstruksi. Menurut dia, mayoritas dari para pekerja tersebut merupakan penduduk lokal dari desa setempat dan sekitarnya.

"Pekerja yang terlibat ada sekitar 20 orang. Sebagian besar adalah warga setempat di sini, dan sebagian lagi merupakan warga dari desa tetangga," ujar Notomulyo saat ditemui di lokasi proyek.

Notomulyo mengungkapkan, keterlibatan pekerja dari desa tetangga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja, mengingat sebagian warga lokal saat ini tengah memasuki musim panen tembakau. Selain itu, kondisi perekonomian juga membuat sebagian warga memilih untuk mencari pekerjaan di luar daerah seperti Bali.

Proyek perbaikan sekolah ini mencakup beberapa fasilitas penting, di antaranya renovasi ruang kelas (baik secara menyeluruh maupun perbaikan bagian atap), perbaikan gedung perpustakaan, pembangunan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) baru, serta fasilitas MCK di tiga titik lokasi.

"Mengenai durasi pengerjaan, proyek ini direncanakan selesai dalam kurun waktu tiga bulan. Pengerjaan sendiri telah berjalan selama kurang lebih tiga minggu sejak awal dimulainya proyek," ulasnya.

Terkait dengan kendala di lapangan, Notomulyo menyampaikan bahwa tantangan utama yang dihadapi adalah keterlambatan pengiriman bahan material akibat tingginya permintaan pasokan di tempat lain.

Dia menilai, banyak multiplier effect yang muncul akibat banyaknya sekolah yang diperbaiki. Mulai penyerapan tenaga kerja hingga perputaran ekonomi akibat tingginya permintaan berbagai barang bangunan.*

Galeri Berita