logo_brand

DISKOMINFO

KABUPATEN JEMBER
navbar_brand
Sosial / Kesejahteraan Rakyat

Tembus Medan Sulit Dataran Tinggi Laksanakan Homecare, Gus Fawait Bakal Siapkan Kendaraan R2

Editor Bidang Media
Editor Bidang Media
09 Agustus 2026
15 Kali dibaca
Tembus Medan Sulit Dataran Tinggi Laksanakan Homecare, Gus Fawait Bakal Siapkan Kendaraan R2
Sumber Gambar: Tim Media Diskominfo Jember
Diskominfo Jember — Pelaksanaan program pelayanan kesehatan kunjungan ke rumah (Homecare) di wilayah kerja Puskesmas Sumberbaru, Kabupaten Jember, terus dimaksimalkan meskipun harus menghadapi tantangan geografis yang cukup berat.

​Kepala Puskesmas Sumberbaru, dr. A. Bawin Budiharto, mengungkapkan bahwa dari total wilayah kerjanya, terdapat sedikitnya enam desa yang berada di area dataran tinggi. Kondisi medan tersebut membuat beberapa titik pemukiman warga tidak dapat dijangkau menggunakan fasilitas mobil operasional Homecare.

​"Kami masih terus beradaptasi dengan program ini. Mengingat, ada enam desa di wilayah dataran tinggi yang tidak semuanya bisa dilalui kendaraan roda empat, tenaga kesehatan di lapangan menyiapkan berbagai inovasi dan penyesuaian teknis agar pelayanan tetap tersampaikan," ujar dr. Bawin saat ditemui, Minggu (9/8/2026).

​Dokter Bawin menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan Homecare tetap berpedoman pada petunjuk teknis yang diberikan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Jember. Pihaknya bertekad memastikan seluruh masyarakat yang masuk dalam daftar sasaran mendapatkan hak pelayanan kesehatan secara optimal.

​Terkait akses masyarakat terhadap petugas medis, dr. Bawin menegaskan bahwa layanan ini dapat dijangkau melalui dua mekanisme utama. Pertama, berdasarkan data sasaran resmi yang telah dipetakan oleh Dinas Kesehatan bersama Dinas Sosial. Kedua, melalui aduan masyarakat yang masuk lewat kanal aduan daerah Wadul Guse, yang nantinya akan didisposisikan langsung ke Dinas Kesehatan untuk ditindaklanjuti oleh puskesmas setempat.

​Berdasar data Puskesmas Sumberbaru, total sasaran program Homecare di wilayah tersebut mencakup 456 warga. Jumlah tersebut meliputi 146 ibu hamil serta 28 balita yang terindikasi mengalami stunting.

​"Setiap puskesmas memiliki jumlah sasaran yang berbeda-beda. Untuk wilayah kami, kunjungan ke rumah-rumah warga ini rutin kami lakukan setiap bulan," pungkasnya.

Menanggapi kendala lapangan terkait akses jalan menuju pemukiman warga yang sulit ditempuh mobil, Pemkab Jember menyiapkan langkah taktis. Gus Fawait menyatakan pihaknya akan mengevaluasi serta merealokasi aset kendaraan roda dua dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak terpakai optimal untuk dialihkan ke puskesmas-puskesmas.

"Penambahan armada sepeda motor ini diharapkan dapat menunjang mobilitas tenaga medis dalam menembus medan-medan yang sulit, sehingga layanan Homecare dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara merata," tegas Bupati Jember.

Selain perbaikan hunian dan pemeriksaan medis bulanan, Pemkab Jember juga akan menyalurkan bantuan sosial dan sembako secara berkala. Langkah ini dirancang untuk menebalkan serta melengkapi program bantuan dari pemerintah pusat seperti Bantuan Pangan, BPNT, dan PKH guna memastikan beban hidup masyarakat kurang mampu terus tertopang.***

Galeri Berita